RIAU – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Riau ke-44.Kegiatan keagamaan berskala provinsi ini dijadwalkan akan dibuka oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Kepastian rencana tersebut mengemuka saat Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, melakukan audiensi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kuansing dan Kantor Kementerian Agama setempat. Pertemuan itu juga turut didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, pada Selasa (14/4/2026).

Dalam audiensi tersebut, rombongan Pemkab Kuansing menyampaikan undangan resmi sekaligus melakukan koordinasi terkait pembukaan MTQ yang akan digelar di Teluk Kuantan pada 26 Juni 2026 mendatang.
Pemerintah daerah berharap kehadiran Menteri Agama dapat menambah semarak sekaligus memperkuat nilai religius dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menanggapi undangan tersebut, Nasaruddin Umar mengapresiasi kesiapan Kuansing sebagai tuan rumah. Ia juga menyatakan komitmennya untuk berupaya hadir dalam pembukaan MTQ Riau ke-44.
“InsyaAllah, saya akan upayakan untuk hadir,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kuansing Suhardiman Amby menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan. Ia menilai kehadiran Menteri Agama nantinya akan menjadi suntikan motivasi bagi seluruh panitia dan peserta, sekaligus mendorong suksesnya penyelenggaraan MTQ.
“Mudah-mudahan tidak ada halangan dan Bapak Menteri dapat hadir saat pembukaan MTQ Riau ke-44 di Kuansing,” ungkapnya.
Di sisi lain, Muliardi menegaskan bahwa rencana kehadiran Menteri Agama menjadi dorongan positif bagi seluruh pihak yang terlibat.
Ia menilai MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana memperkuat syiar Islam serta mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat.
Menurutnya, momentum MTQ dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kolaborasi dalam mendukung berbagai program keagamaan di daerah.
MTQ Tingkat Provinsi Riau ke-44 sendiri akan diikuti oleh kafilah dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Riau. Ajang ini menjadi salah satu agenda strategis daerah dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















