DURI — Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Riau memastikan pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah pada Jumat, 20 Maret 2026 telah dipersiapkan secara matang, termasuk di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Kamis (19/03/2026).
Ketua PW Muhammadiyah Riau, Hendri Sayuti, menyampaikan bahwa penetapan 1 Syawal dilakukan berdasarkan metode hisab yang selama ini menjadi pedoman Muhammadiyah.
Ia menegaskan, potensi perbedaan waktu pelaksanaan Idulfitri di tengah masyarakat merupakan hal yang wajar dan harus disikapi dengan bijak.

“Jika terjadi perbedaan dalam pelaksanaan Salat Idulfitri, itu hal yang lumrah. Yang terpenting adalah saling menghormati agar tidak menimbulkan perpecahan,” ujarnya.
Di Kota Duri sendiri, Muhammadiyah melalui Pimpinan Daerah (PD) Kabupaten Bengkalis telah menyiapkan empat titik utama pelaksanaan Salat Idulfitri yang tersebar di wilayah Mandau. Lokasi tersebut meliputi
Halaman Masjid Taqwa Muhammadiyah Bengkalis, Jalan KH Ahmad Dahlan, Balik Alam.
Masjid Baiturrahman Duri, Jalan Alhamra
Komplek Perguruan Muhammadiyah Duri, Jalan Sejahtera No.18, Air Jamban
Sementara itu, Ketua LPCR PW Muhammadiyah Riau, Mizan Asnawi, menyebutkan bahwa hingga Kamis pagi (19/3/2026), total lokasi Salat Idulfitri yang telah terdata di seluruh Riau mencapai 138 titik dan masih berpotensi bertambah.
“Jumlah ini kemungkinan masih akan terus bertambah karena kami terus melakukan pembaruan data di lapangan,” ungkapnya.
Muhammadiyah juga terus mendorong koordinasi melalui Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) untuk memastikan seluruh lokasi pelaksanaan berjalan lancar, termasuk di Duri yang menjadi salah satu titik konsentrasi jamaah.
Selain itu, Hendri turut menyinggung pentingnya kesatuan umat dalam jangka panjang melalui konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Menurutnya, perbedaan penentuan hari besar Islam hanya dapat disatukan jika ada kesepakatan metode yang digunakan secara global.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Muhammadiyah berharap pelaksanaan Salat Idulfitri di Duri dan seluruh wilayah Riau dapat berjalan khusyuk, tertib, serta tetap menjaga semangat persatuan di tengah perbedaan.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















