
Ia menambahkan,hal ini telah berkali kali disampaikan pada pihak perusahaan,namun warga dihadapkan pada petugas Kepolisian.Hendaknya pihak Provinsi Riau maupun SKK Migas memberikan teguran pada PHR maupun Perusahaan BUMN PT. PP, tidak ada kepedulian pada Masyarakat jadi korban, yang diuntungkan hanya kaum Kapitalis.
“Aneh dan sangat miris ketika warga melaporkan hal ini tidak mendapat tanggapan, coba kalau pihak perusahaan yang melapor, ya sama sama tahulah, memang benar pihak perusahaan Asset yang dapat menambah devisa negara, tetapi apakah masyarakat ini bukan Asset Negara,” tanya Sape.
Terpisah, Kepala Desa Petani Rasikun dan tokoh masyarakat saat dihubungi mengatakan hal senada, merasa kesal atas tidak kepedulian PHR maupun pihak PT.PP dengan apa yang dirasakan masyarakat, terlebih warga yang kesehariannya memanfaatkan jalan lintas Duri – Rangau ini.
“Bukan hanya merasakan abu, namun juga mendapati lobang-lobang besar di sepanjang jalan, bahkan baru baru ini mengakibatkan pengendara sepeda motor tercampak dan meninggal ditempat, persis di areal jalan yang banyak lobang,” ujar Rasikun.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















