Selaku Pihak Pemdes bersama Tokoh masyarakat telah menyampaikan keluhan masyarakat, dan telah melakukan upaya persuasif pada pihak perusahaan, namun sejauh ini belum ada kebijakan yang diberikan oleh pihak PHR maupun pihak Kontraktor PT.PP.
“Sudah berulangkali disampaikan baik secara lisan saat bertemu maupun secara tertulis, pihak desa tetap berharap hal ini secepatnya dilakukan langkah konkrit, jangan sampai warga kesal dan menjadikan suasana kurang kondusif di desa petani yang kita cintai ini,” terang Rasikun.

Senada, Suardi Pucuk Suku Bangsawan Bathin 5&9 didampingi Datuk Arisman
sangat menyayangkan derita yang telah dirasakan masyarakat, dimana rusaknya jalan akibat banyaknya Truk Tronton yang lalu lalang setiap saat.
Truk Tronton milik PT. PP saat ini banyak beroperasi melintasi Jalan Rangau, dengan muatan yang bertonase berat mengakibatkan jalan rusak parah.
Terlihat hampir di sepanjang jalan Rangau rusak, bahkan antara KM 14,15 dan 16 sudah terlihat sangat parah, dengan jalan yang berlubang besar.
“Kita dari ninik mamak meminta pihak perusahaan agar segera memperbaiki jalan yang rusak parah itu. Selama ini jalan belum pernah hancur seperti ini, bahkan telah mengakibatkan korban jiwa,” ucapnya.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















