“Mereka ini diurus oleh travel, mereka harus mengisi data di aplikasi yang linknya langsung ke Jakarta (Kemenag), ” ujarnya.
Mahyudin mengungkapkan, calon jemaah umroh yang berangkat saat ini adalah calon jemaah umroh yang sudah mendaftar dua tahun yang lalu dan tertunda karena Covid-19.
”Itu semua sudah terdata, diutamakan yang sudah mendaftar sejak 2 tahun yang lalu. Totalnya ada 50 ribu orang se indonesia yang mengantri untuk diberangkatkan,” katanya.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















