INHU – Puluhan warga Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, mengalami keracunan massal setelah memakan hidangan yang disajikan pada acara Festival Literasi 2025.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhu langsung menetapkan kejadian ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) dan menanggung seluruh biaya pengobatan korban tanpa syarat.
Bupati Inhu Ade Agus Hartanto memimpin penanganan cepat terhadap kasus ini. Ia mengunjungi pasien di RSUD Indrasari Rengat pada Selasa (28/10/2025) untuk memastikan pelayanan medis berjalan maksimal. Didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Kepala Dispusip, dan Kepala BPKAD Inhu, Bupati menjenguk satu per satu korban yang masih menjalani perawatan intensif.
“Kami bertanggung jawab penuh atas keselamatan warga. Kami sudah menetapkan kejadian ini sebagai KLB, dan seluruh biaya perawatan kami tanggung,” tegas Ade Agus, Rabu (29/10/2025).

Bupati juga memberikan semangat kepada para pasien yang mengalami gejala diare, muntah, dan demam setelah menyantap makanan di acara tersebut. Ia meminta tenaga medis mempercepat proses penanganan agar seluruh korban segera pulih.
Plt Kepala Dinkes Inhu Sandra,SKM,MKM menyampaikan bahwa pihaknya telah menemukan 31 kasus dengan gejala yang sama berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi (PE). “Kami menemukan pola gejala seragam setelah warga mengonsumsi makanan dari satu sumber. Data ini memenuhi kriteria KLB keracunan pangan sesuai Permenkes Nomor 2 Tahun 2013,” jelasnya.
Dinkes Inhu segera melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) terhadap pihak katering penyedia makanan. Tim juga mengirimkan sampel makanan, muntahan, dan tinja korban ke Labkesda Provinsi Riau untuk mengetahui penyebab pasti keracunan.
Pihak Dispusip Inhu sebagai penyelenggara acara berkoordinasi dengan Dinkes sejak gejala pertama muncul. Pemerintah juga mengerahkan seluruh puskesmas dan rumah sakit rawat inap untuk membuka layanan 24 jam dan menambah ruang perawatan.
Bupati Ade menegaskan bahwa rumah sakit harus mengutamakan pelayanan medis di atas prosedur administrasi. Ia memerintahkan seluruh tenaga kesehatan untuk bergerak cepat dan tidak menunda penanganan pasien.
Dengan langkah cepat ini, Pemkab Inhu memastikan seluruh korban keracunan makanan di Festival Literasi 2025 mendapatkan perawatan penuh dan dapat segera kembali beraktivitas normal.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















