DURI – Suhu panas di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, mencapai titik tertinggi 37 derajat Celsius pada Kamis siang. Cuaca ekstrem ini langsung dirasakan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
Badan Meteorologi mencatat, suhu udara di Duri terasa lebih menyengat dengan indeks panas atau “feels like” mencapai 39 derajat Celsius. Kondisi ini membuat warga mengeluhkan teriknya sinar matahari yang membakar kulit sejak tengah hari.
Langit Duri tampak cerah tanpa awan, dengan tingkat presipitasi 0 persen, kelembapan udara hanya 35 persen, dan angin bertiup lemah sekitar 6 kilometer per jam. Situasi tersebut memperkuat dampak panas di permukaan tanah.
Prakiraan cuaca menunjukkan suhu tinggi ini akan bertahan hingga sore hari dengan kisaran 36–37 derajat Celsius, sebelum perlahan menurun menjelang malam.

Fenomena ini diduga kuat terjadi akibat minimnya tutupan awan dan tingginya intensitas radiasi matahari yang menyinari wilayah pesisir Riau.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tidak terlalu lama beraktivitas di bawah sinar matahari langsung.
Warga juga disarankan memperbanyak konsumsi air putih, mengenakan topi, payung, atau pakaian pelindung untuk mengurangi risiko dehidrasi dan kelelahan akibat panas.
Cuaca terik ini juga berdampak pada beberapa sektor, termasuk aktivitas pekerja lapangan, pengendara motor, dan pedagang di area terbuka. Banyak warga memilih berteduh atau menunda pekerjaan di siang hari demi menghindari paparan panas ekstrem.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















