KabarDuri,DURI – Warga Kecamatan Mandau mengeluhkan kenaikan tarif air Perusahaan Air Minum (PAM) yang tiba-tiba tanpa pemberitahuan resmi. Keluhan tersebut ramai dibahas di berbagai grup media sosial, di mana masyarakat mengungkapkan kekecewaan mereka atas kebijakan yang dianggap memberatkan.
Banyak pelanggan terkejut saat menerima tagihan air dengan nominal yang lebih tinggi dari biasanya. Mereka mempertanyakan alasan kenaikan ini serta mengkritik kurangnya transparansi dari pihak terkait,Senin (10/02/2025).

Ketika dikonfirmasi oleh kabarduri.net, Direktur Perumda Air Minum Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis, Abel Iqbal, memilih untuk tidak memberikan tanggapan terkait kenaikan tarif air PAM di Mandau.
Situasi ini memicu beragam reaksi dari masyarakat, terutama di media sosial, di mana warga mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap kebijakan yang dianggap sepihak. Sejumlah warga mempertanyakan alasan kenaikan tarif tanpa adanya sosialisasi terlebih dahulu.

“Kami kaget saat melihat tagihan bulan ini naik signifikan. Tidak ada pemberitahuan sebelumnya, tiba-tiba tarif naik begitu saja. Ini sangat memberatkan kami,” ujar salah satu warga Mandau yang enggan disebutkan namanya.
Mereka berharap pihak Perumda Air Minum Tirta Terubuk segera memberikan klarifikasi dan transparansi mengenai penyesuaian tarif yang terjadi.
Sementara itu, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait dasar kenaikan tarif tersebut.
Sikap diam yang ditunjukkan Direktur Perumda Air Minum Tirta Terubuk, Abel Iqbal, menambah keresahan warga.
Hingga berita ini diterbitkan, pihaknya belum memberikan penjelasan resmi kepada masyarakat.*Ramadhan
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















