Duri – Kapolres Bengkalis menurunkan tim untuk mengecek dugaan bakso basi dalam paket program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima siswa sekolah dasar di wilayah Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Langkah ini dilakukan setelah keluhan sejumlah orang tua murid menyebar luas di grup WhatsApp komite kelas dan Karang Taruna Mandau pada Senin, 2 Maret 2026.
Keluhan tersebut disertai foto paket MBG yang diterima siswa. Dalam gambar terlihat satu buah pisang, roti kemasan, serta bakso dalam wadah plastik. Sejumlah wali murid menyebut bakso tersebut berbau dan tidak dapat dimakan.
Percakapan di grup menyebut paket itu diterima siswa di SD 35 Rokan.
Para orang tua mengaku kecewa dan khawatir terhadap keamanan makanan yang diberikan kepada anak-anak mereka.
Mereka menilai persoalan tersebut bukan lagi soal variasi menu, melainkan menyangkut kesehatan siswa jika makanan yang diberikan benar-benar tidak layak konsumsi.

Menanggapi laporan tersebut, AKBP Fahrian Saleh Siregar menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan bersama instansi terkait untuk memastikan kebenaran informasi.
“Tim akan kita turunkan untuk melakukan pengecekan tentunya dengan pihak BGN ya,” ujarnya kepada awak media.
Kapolres menegaskan pengecekan akan melibatkan pihak terkait guna melihat langsung proses pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan dalam program MBG.
Sementara itu, Kepala SPPG Kabupaten Bengkalis Fhirman belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait keluhan tersebut hingga berita ini diterbitkan.
Para orang tua siswa mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG agar kejadian serupa tidak terulang.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















