DURI – Kasus Dugaan penipuan berkedok lowongan kerja kembali menghebohkan masyarakat Duri, kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Kali ini, kasus tersebut telah menjerat 100 orang sebagai korban dengan total kerugian per individu berkisar antara Rp3.000.000 hingga Rp5.000.000, Minggu (5/04/2026).
Salah satu korban, Nopriadi, mengungkapkan bahwa pelaku menjanjikan pekerjaan di perusahaan di bidang Migas dengan mengatasnamakan memiliki koneksi orang dalam, termasuk pihak manajemen HRD di salah satu perusahaan subkontrak.
“Pelaku mengaku punya koneksi dengan pihak HRD dan bahkan menyebut ada hubungan keluarga untuk meyakinkan korban,” ujar Nopriadi Melalui DM TIKTOK KabarDuri.net
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelaku diduga tidak bekerja sendiri. Pelaku laki-laki bekerja sama dengan seorang perempuan yang disebut sebagai tunangannya.
Mereka meminta para korban mentransfer sejumlah uang ke rekening keduanya sebagai syarat administrasi atau biaya masuk kerja.
“Banyak korban sudah mentransfer uang ke rekening mereka, baik ke pelaku laki-laki maupun perempuan,” tambahnya.
Saat ini, nomor kontak pelaku masih terpantau aktif dan terdeteksi berada di wilayah Medan Tembung.
Para korban juga telah mengumpulkan sejumlah bukti, mulai dari percakapan (chat) hingga bukti transfer.

Para korban telah resmi melaporkan kasus ini ke pihak berwajib pada tanggal 2 April 2026 di Polsek Mandau. Berdasarkan laporan tersebut, mereka mengungkap bahwa terduga pelaku bernama Deri Saputra.
Jumlah korban terus bertambah, dan dari data sementara yang para korban himpun melalui grup WhatsApp, jumlahnya kini mencapai sekitar 100 orang.
Para korban berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku dan mengusut tuntas kasus ini, serta mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang meminta sejumlah uang di awal.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















