OPINI, Manusia adalah makhluk sosial. Jadi mustahil bisa berdiri sendiri tanpa bantuan orang lain.
Orang kaya akan butuh orang miskin untuk mengembangkan kekayaannya.
Orang pandai akan memerlukan orang bodoh agar bisa mengamalkan ilmunya.
Pun orang berwajah cakep sangat membutuhkan orang berwajah tidak menarik agar kelebihannya ada yang mengakui.
Sebuah ketergantungan yang berkesinambungan, seperti mata rantai yang tidak terputus.
Didalam kehidupan bermasyarakat ada kode etik attitude serta aturan yang harus diperhatikan, baik itu aturan yang tertulis maupun tidak tertulis.
Pada kehidupan sehari-hari kita tidak akan terlepas dari jasa orang lain. Dimulai dari para Supir alat transportasi, penjaja makanan hingga rekan kerja.
Namanya manusia pasti memiliki sifat, akhlak dan tabiat yang berbeda-beda. Maka adalah sebuah keberuntungan jika kita terhubung dengan orang-orang yang baik. Segala aktivitas akan berjalan dengan lancar.
Lain halnya jika kita bekerja sama dengan orang-orang yang sebaliknya. Harimu pasti akan terasa melelahkan.
Diantara sekian jenis sifat orang yang perlu kita waspadai, ada dua spesies manusia yang gak beda jauh sifatnya dan kalau bisa mesti dijauhi. Mereka adalah Si tukang cari muka sama Manusia bermuka dua.
Si tukang cari muka adalah orang yang licik. Biasanya adalah orang yang pandai memanfaatkan situasi.
Ya intinya, orang yang suka pamer kebaikan dengan memiliki maksud tertentu. Walaupun aslinya tidak baik-baik amat, namun demi ambisinya bisa melakukan apa saja.
Si tukang cari muka adalah seorang yang ambisius, dia tidak akan suka jika ada orang disampingnya untuk menyaingi. Doi akan mendepak saingannya dengan cara licik, mefitnah bahkan merebut kesempatan yang dimiliki orang lain.
Walau begitu, biasanya Si tukang cari muka suka membuka topengnya sendiri, kemudian.
Yang kedua adalah Manusia bermuka dua. adalah jenis spesies yang lebih ganas dari sebelumnya. Sebab manusia Macam ini melakukannya dengan cara lihai nyaris tidak terlihat kasat mata. Elaahh … tapi bukan makhluk halus ya Gansist!
Manusia bermuka dua alias Pemain peran di dunia nyata ini bisa juga dimasukkan kedalam kategori bunglon, atau penipu ulung. bersikap manis di depan namun menusuk di belakang.
juga bisa memerankan dua karakter sekaligus untuk meraih tujuannya. Pepatah mengatakan Srigala berbulu domba Artinya doi berpura-pura baik untuk memuluskan niatnya yang buruk.
Agar terjalin keharmonisan dalam bermasyarakat, bagaimana kalau misalnya kedua jenis spesies diatas itu disuruh berkolaborasi.*Opini
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















