OPINI,KabarDuri — Jauh sebelum hadirnya manusia dimuka bumi ini tuhan baru menciptkan sepasang manusia,Meraka adalah Adam dan hawa.
Dengan kerahmatan tuhan menetapkan dan memberikan kenikmatan mereka hidup di surga yang menjadi sepasang kekasih.
Adam dan Hawa diberikan tuhan keleluasaan untuk berkeliling dan diberikan kenikmatan keindahan surga bersama.
apapun yang mereka inginkan untuk memenuhi syahwat mereka diberikan izin untuk melakukannya kecuali untuk mendekati sebuah pohon yang diberi nama Khuldi. Entah apa alasan Tuhan melarang Adam dan Hawa untuk medekati pohon tersebut, yang pasti sebuah larangan haruslah dipatuhi apalagi larangan dari yang menciptakannya.
Pada awalnya adampun mentaati larangan tersebut, namun tidak beberapa lama datanglah mahluk Tuhan yang berjenis berbeda dengan adam, ia datang sebagai Pembisik agar adam tidak taat pada perintah Tuhannya. Adam dan Hawapun terlena dengan bisikan tersebut dan mendekati pohon larangan tadi, sehingga membuat Tuhan menjatuhkan hukuman dan mengeluarkan Adam dan Hawa dari kenikmatan Surga.
Sebagai konsekuensinya adalah seluruh anak cucu Adampun hidup di Bumi dan tidak menikmati lagi Surga seperti yang pernah dinikmati Adam dan Hawa.
Dari kisah ini di atas bawah hati hati dengan pembisik yang tidak Baik dan Jadilah Pembisik yang baik.
Fenomena pembisik selalu ada dilingkungan yang sedang berkuasa.
bisa berbeda-beda nama seperti Penghasut dan lainnya, namun memiliki makna dan pengertian yang sama dan fungsi yang sama serta bahaya yang sama.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















