DURI – Pengorbanan orang tua adalah anugerah yang tak pernah bisa digantikan oleh apapun.Mereka rela mengorbankan waktu, tenaga, bahkan kebahagiaan pribadi demi tumbuh kembang anak.
Namun, ironisnya, masih saja ada yang tega menyakiti sosok yang telah memberikan segalanya tanpa pamrih.

Beberapa waktu terakhir, warga Duri dihebohkan oleh kabar memilukan: seorang anak tega menganiaya ibu kandungnya sendiri.
Peristiwa ini bukan sekadar kejadian menyedihkan, melainkan tanda tanya besar tentang ke mana perginya rasa hormat dan kasih sayang yang seharusnya menjadi fondasi hubungan keluarga.
Di tengah keprihatinan tersebut,sebuah kutipan yang begitu menyentuh hati
“Jika orang lain di luar sana sangat kau hormati, lantas kenapa kau tidak menghormati orang tuamu? Apakah mereka berkorban melebihi kedua orang tuamu?”
Kalimat sederhana ini menjadi tamparan bagi kita semua. Banyak orang mampu bersikap ramah, sopan, dan penuh hormat kepada atasan, rekan kerja, atau orang asing di luar rumah. Namun, mengapa sikap itu sering kali hilang ketika berhadapan dengan orang tua sendiri?
Seperti yang pernah diingatkan oleh Ustadz Hilman Fauzi“Satu kali saja engkau menyakiti hati orang tua, maka jangan kaget, boleh jadi masalahmu yang datang sekarang, ujianmu yang menimpa sekarang, musibahmu yang melanda hidupmu sekarang, itu disebabkan karena ada sikapmu terhadap ayah ibumu, sehingga mengundang keburukan dalam hidupmu. Maka jangan pernah menyakiti hati orang tua.”
Perkataan ini mengandung pesan mendalam, bahwa menyakiti orang tua bukan hanya melukai hubungan, tetapi juga dapat membawa dampak buruk pada kehidupan.
Kasus di Duri seharusnya menjadi peringatan keras bagi kita semua. Menghormati orang tua bukan sekadar kewajiban agama atau norma sosial, melainkan bentuk rasa syukur atas hidup dan kesempatan yang telah diberikan.
Sebab, sebesar apa pun penghormatan yang kita terima dari dunia luar, itu tidak akan pernah sebanding dengan pengorbanan seorang ayah dan ibu.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















