ADVERTISEMENT
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN SIBER
  • Privacy Policy
  • Desclaimer
Sabtu, Agustus 22, 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
NEWSLETTER
KabarDuri
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
No Result
View All Result
KabarDuri
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Riauku Sayang,Riauku yang Malang: Empat Gubernur, Satu Dosa yang Sama

by PUTRI ANDY
6 November 2025
in Opini
Riauku Sayang, Riauku yang Malang: Empat Gubernur, Satu Dosa yang Sama

Riauku Sayang, Riauku yang Malang: Empat Gubernur, Satu Dosa yang Sama

0
SHARES
65
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook
ADVERTISEMENT

OPINI – Empat kali.
Itu bukan angka kebetulan, melainkan catatan kelam yang terus berulang di bumi Lancang Kuning. Saleh Djasit, Rusli Zainal, Annas Maamun, dan kini Abdul Wahid. Empat Gubernur Riau, empat kisah serupa tentang kekuasaan yang tergelincir oleh godaan uang.

Provinsi Riau, tanah yang dikenal kaya minyak, gas, dan sawit, seolah tak pernah belajar dari masa lalu. Setiap kali rakyat berharap pemimpin baru membawa perubahan, setiap kali pula harapan itu kandas di meja penyidik KPK. Dan kali ini, kisahnya tak kalah memilukan.

BacaJuga

Dugaan Pembangkangan Kepala UPT Damkar Mandau Febri Jadi Preseden Buruk Disiplin ASN

Rompi Oranye, Kompang Bergema: Beginikah Cara Kita Memuliakan Koruptor ?

Humas Harus Paham Perannya, Jangan Sok Mengatur Media

Wakil Ketua KPK, Johanes Tanak, dengan nada tegas membeberkan rangkaian peristiwa yang menyeret Gubernur Abdul Wahid. Semua bermula dari laporan masyarakat tanda bahwa rakyat masih peduli, bahwa nurani belum sepenuhnya padam.

Riauku Sayang, Riauku yang Malang: Empat Gubernur, Satu Dosa yang Sama
Riauku Sayang, Riauku yang Malang: Empat Gubernur, Satu Dosa yang Sama

Dari laporan itu, penyidik menelusuri jejak yang mengarah pada pertemuan di sebuah kafe di Pekanbaru. Di sanalah, para pejabat PUPR-PKPP Provinsi Riau, termasuk enam kepala UPT wilayah, membahas sesuatu yang memalukan: kesanggupan memberikan fee kepada sang gubernur.

Angkanya pun fantastis — 2,5 persen dari proyek yang nilainya ratusan miliar rupiah. Proyek yang awalnya dianggarkan Rp71,6 miliar tiba-tiba melonjak menjadi Rp177,4 miliar. Lalu, entah karena rakus atau karena sudah menjadi kebiasaan, permintaan fee itu naik menjadi 5 persen atau sekitar Rp7 miliar.

Kata JohanesTanak, kenaikan itu bukan inisiatif bawahan, melainkan perintah langsung dari Gubernur Riau Abdul Wahid melalui Kepala Dinas PUPR Riau, M. Arif. Dan siapa pun pejabat yang menolak, diancam akan dicopot dari jabatan atau dimutasi.

Lebih mencengangkan lagi, di tubuh internal dinas, praktik suap itu dikenal dengan istilah “jatah preman.” Sebuah istilah yang lahir dari dunia gelap, tapi kini hidup di tengah birokrasi pemerintahan. Ketika praktik korupsi sudah memiliki istilah sendiri di kalangan pejabat, artinya penyakit itu sudah menjalar terlalu dalam.

Apa yang sebenarnya salah dengan negeri ini?

Riau yang semestinya menjadi contoh, kini justru menjadi simbol dari kegagalan moral pejabat publik. Negeri yang kaya akan sumber daya, tapi miskin kesadaran.

Rakyat di pelosok masih berjuang dengan jalan rusak, harga sembako melambung, dan lapangan kerja yang terbatas. Tapi di sisi lain, pejabatnya memperdagangkan amanah seolah-olah jabatan adalah hak milik pribadi.

Empat gubernur terjerat KPK bukan sekadar statistik  itu adalah cermin dari sistem yang gagal dibenahi. Ada pola yang sama: proyek infrastruktur dijadikan ladang fee, dinas teknis dijadikan sapi perah, dan loyalitas dibeli dengan mutasi atau jabatan.
Kini, rakyat Riau hanya bisa bertanya: sampai kapan?

Sampai kapan kita terus menjadi penonton dari drama yang sama, dengan aktor berbeda tapi naskah yang tak berubah?

ADVERTISEMENT

Riau butuh pemimpin yang tidak hanya pandai bicara, tapi juga berani memutus rantai busuk ini. Butuh keberanian untuk membersihkan birokrasi dari budaya jatah preman, dari mental “asal bapak senang,” dari tradisi menyembah kekuasaan.

Riauku sayang, Riauku yang malang.
Semoga dari luka ini lahir kesadaran baru, bahwa kekuasaan tanpa integritas hanyalah racun bagi negeri. Karena sesungguhnya, kehancuran sebuah daerah bukan karena rakyat yang miskin, melainkan karena pejabatnya yang rakus.

Dan ketika rakyat sudah kehilangan kepercayaan, tidak ada lagi yang tersisa dari marwah sebuah pemerintahan.

Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

Tags: #abdul Wahid di OTT KPK#empat kali Gubernur Riau#OTT kpk#Riau ku Malang#Riau ku Sayang

BeritaTerkait

Dugaan Pembangkangan Kepala UPT Damkar Mandau Febri Jadi Preseden Buruk Disiplin ASN

by Ramdhan Kurnia Putra
14 Mei 2026
0

DURI - Peristiwa keluarnya dua unit mobil pemadam kebakaran dari barak untuk kegiatan penyemprotan air dalam acara kelulusan sekolah di...

Rompi Oranye, Kompang Bergema: Beginikah Cara Kita Memuliakan Koruptor ?

Rompi Oranye, Kompang Bergema: Beginikah Cara Kita Memuliakan Koruptor ?

by PUTRI ANDY
14 Maret 2026
0

DURI - Riau kembali dihadapkan pada ironi yang sulit diterima akal sehat. Seorang pejabat yang sebelumnya dipercaya menjadi Gubernur Riau,...

Humas Harus Paham Perannya, Jangan Sok Mengatur Media : Foto ; Ilustrasi AI

Humas Harus Paham Perannya, Jangan Sok Mengatur Media

by PUTRI ANDY
8 Maret 2026
0

DURI - Pernyataan seorang oknum humas yang menyebut media “terlalu maju” dalam sebuah percakapan di grup WhatsApp di Kecamatan Mandau,...

DPRD Seharusnya Mengawasi, Bukan Mengelola Program MBG

DPRD Seharusnya Mengawasi, Bukan Mengelola Program MBG

by PUTRI ANDY
18 Januari 2026
0

RIAU - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah kebijakan mulia dan strategis. Tujuannya jelas: memperbaiki kualitas gizi anak-anak dan menyiapkan...

Sumatera Terendam, Akal Sehat Tata Ruang Ikut Tenggelam .FOTO : Hafizh Muthalib Kepala Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HmI Cabang Padang

Sumatera Terendam, Akal Sehat Tata Ruang Ikut Tenggelam

by PUTRI ANDY
2 Januari 2026
0

RIAU - Ada saatnya bencana berhenti menjadi peristiwa alam, lalu berubah menjadi indikator politik. Sumatera belakangan ini menampakkan itu secara...

Demi Cari Makan, Tanpa Rasa Malu Menjarah Foto dan Karya Orang Lain

by Ramdhan Kurnia Putra
1 Januari 2026
0

OPINI - Mencari makan adalah naluri dasar manusia. Namun ketika naluri itu berubah menjadi pembenaran untuk merampas hak orang lain,...

Next Post
Hari Pertama Menjabat,Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Normal

Hari Pertama Menjabat,Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Normal

Kepala UPT Rela Berutang, Gubernur Riau Abdul Wahid Pakai Uang Pemerasan Untuk ke Inggris,Brazil Dan Malaysia

Kepala UPT Rela Berutang, Gubernur Riau Abdul Wahid Pakai Uang Pemerasan Untuk ke Inggris,Brazil Dan Malaysia

Rumah Dinas Gubernur Riau Abdul Wahid Digeledah KPK

Rumah Dinas Gubernur Riau Abdul Wahid Digeledah KPK

Cuaca Duri Hari Ini Membara, Suhu Capai 35 Derajat

Cuaca Duri Hari Ini Membara, Suhu Capai 35 Derajat

Harga Emas Antam Hari Ini Bikin Heboh, Nih Daftar Lengkapnya!

Harga Emas Antam Hari Ini Bikin Heboh, Nih Daftar Lengkapnya!

Tinggalkan Komentar

Baca Juga

Brantas LGBT Untuk Adopsi Anak, Rusia Rancang RUU larang Ibu Pengganti Untuk warga Asing

4 tahun yang lalu

Polisi Tangkap Pelaku Curanmor di Pekanbaru

4 tahun yang lalu

Malam Syukuran HUT ke-81 RI di Mandau, Paskibra dan Peserta Pawai Dapat Apresiasi

Malam Syukuran HUT ke-81 RI di Mandau, Paskibra dan Peserta Pawai Dapat Apresiasi. Foto : Camat Mandau Riki Rihardi
by PUTRI ANDY
22 Agustus 2026
0

DURI - Malam Syukuran HUT ke-81 RI di Mandau, Paskibra dan peserta Pawai Kreasi Kenegaraan mendapat apresiasi dari Pemerintah Kecamatan...

Selengkapnya

Komnas PA Bengkalis Prihatin, Kasus Dugaan Pencabulan Siswi oleh Oknum Guru Jadi Peringatan Dunia Pendidikan

Komnas PA Bengkalis Prihatin, Kasus Dugaan Pencabulan Siswi oleh Oknum Guru Jadi Peringatan Dunia Pendidikan. Foto : Ketua Komnas PA Peni Wulandari
by PUTRI ANDY
22 Agustus 2026
0

DURI - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Kabupaten Bengkalis menyatakan keprihatinan atas kasus dugaan tindak pidana terhadap seorang siswi...

Selengkapnya

Oknum Guru Swasta di Duri Tangkap Polisi, Diduga Cabuli Siswinya di Hotel Dumai

Oknum Guru Swasta di Duri Tangkap Polisi, Diduga Cabuli Siswinya di Hotel Dumai
by PUTRI ANDY
21 Agustus 2026
0

DURI - Seorang Oknum Guru di Salah Satu Sekolah IT di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, ditangkap Polisi terkait dugaan tindakan...

Selengkapnya

Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kuantan, Remaja 17 Tahun Masih Dicari

Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kuantan, Remaja 17 Tahun Masih Dicari
by PUTRI ANDY
21 Agustus 2026
0

DURI - Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap seorang remaja bernama Adam Firmansah (17), yang dilaporkan tenggelam di Sungai...

Selengkapnya
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN SIBER
  • Privacy Policy
  • Desclaimer

© 2021 KabarDuri

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • RIAU
  • NASIONAL
  • GAYA HIDUP
  • HIBURAN

© 2021 KabarDuri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist