ADVERTISEMENT
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN SIBER
  • Privacy Policy
  • Desclaimer
  • E-KORAN
    • E KORAN KABARDURI
Minggu, Maret 8, 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
NEWSLETTER
KabarDuri
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
No Result
View All Result
KabarDuri
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Kami Tidak Mencuri, Kami Membeli,Ketika Mafia Bio Solar Membenarkan Perampasan Hak Rakyat

by PUTRI ANDY
2 Desember 2025
in Opini
Kami Tidak Mencuri, Kami Membeli,Ketika Mafia Bio Solar Membenarkan Perampasan Hak Rakyat. SUMBER FOTO : Internet

Kami Tidak Mencuri, Kami Membeli,Ketika Mafia Bio Solar Membenarkan Perampasan Hak Rakyat. SUMBER FOTO : Internet

0
SHARES
127
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook
ADVERTISEMENT

OPINI – Kami Tidak Mencuri, kami membeli. Kami hanya mencari makan.Kalimat ini kerap menjadi pembelaan para pemain mafia Bio Solar ketika praktik mereka disorot publik. Sepintas terdengar sederhana dan manusiawi. Namun jika ditelaah lebih jauh, justru di sanalah letak pembenaran terbesar terhadap perampasan hak rakyat secara terstruktur dan masif.

Mereka memang “membeli” Bio Solar, bukan mencuri secara fisik. Harga beli berada di kisaran Rp7.200 per liter. Namun yang harus dipahami publik, Bio Solar adalah BBM subsidi dari negara yang diperuntukkan khusus bagi rakyat kecil, petani, nelayan, dan sektor tertentu—bukan untuk mafia yang menjadikannya komoditas bisnis ilegal.

BacaJuga

Humas Harus Paham Perannya, Jangan Sok Mengatur Media

DPRD Seharusnya Mengawasi, Bukan Mengelola Program MBG

Sumatera Terendam, Akal Sehat Tata Ruang Ikut Tenggelam

Kami Tidak Mencuri, Kami Membeli,Ketika Mafia Bio Solar Membenarkan Perampasan Hak Rakyat. SUMBER FOTO : Internet
Kami Tidak Mencuri, Kami Membeli,Ketika Mafia Bio Solar Membenarkan Perampasan Hak Rakyat. SUMBER FOTO : Internet

Ketika Bio Solar bersubsidi itu dijual kembali dengan harga Rp10.000 per liter, maka yang terjadi bukan sekadar transaksi jual beli. Itu adalah pengalihan hak rakyat menjadi keuntungan pribadi. Subsidi yang dibiayai dari uang pajak rakyat berubah menjadi ladang bisnis segelintir orang.

Satu Ton per Hari: Benarkah Hanya untuk Makan?

Mari bicara dengan hitungan sederhana.
Satu ton Bio Solar setara kurang lebih 1.000 liter.
• Modal beli: 1.000 liter × Rp7.200 = Rp7.200.000 per hari
• Hasil jual: 1.000 liter × Rp10.000 = Rp10.000.000 per hari
• Keuntungan kotor: Rp2.800.000 per hari
Dalam satu bulan, keuntungan bisa mencapai Rp84 juta.

Dalam satu tahun, angkanya menembus lebih dari Rp1 miliar.

ADVERTISEMENT

Pertanyaannya kini sangat jelas:

Apakah penghasilan sebesar itu masih disebut “sekadar untuk makan”?

Atau justru untuk menumpuk kekayaan, membangun jaringan ilegal, dan membayar cicilan kendaraan mewah seperti Fortuner?

Narasi “mencari makan” runtuh seketika ketika keuntungan harian berasal dari uang subsidi negara dalam jumlah jutaan rupiah.

Tidak Mencuri Barang, tapi Mencuri Hak Rakyat

Mereka boleh berkata tidak mencuri secara fisik. Namun yang dirampas adalah:

• Hak petani atas BBM murah,
• Hak nelayan untuk melaut dengan biaya terjangkau,
• Hak pelaku usaha kecil untuk bertahan hidup.
Ini bukan lagi sekadar pelanggaran distribusi BBM. Ini adalah kejahatan sosial. Mengambil jatah rakyat lalu menjualnya kembali dengan harga tinggi adalah bentuk pemiskinan terencana demi keuntungan pribadi.

Ironisnya, praktik ini bisa berjalan karena:
• Lemahnya pengawasan di lapangan,
• Adanya pembiaran yang berulang,
• Dan kuat dugaan keterlibatan oknum tertentu.
• Subsidi Negara Bukan Modal Bisnis Mafia

Negara mengalokasikan subsidi BBM dengan tujuan:

• Menekan biaya hidup rakyat kecil,
• Menjaga daya beli masyarakat,
• Menstabilkan perekonomian nasional.

Namun ketika subsidi itu justru dijadikan modal bisnis ilegal, maka yang dirugikan bukan hanya negara, tetapi juga seluruh rakyat.

Ini bukan lagi soal untung rugi, tetapi soal keadilan sosial. Saat rakyat antre dan kesulitan mendapatkan Bio Solar, di saat yang sama mafia justru menimbunnya untuk diperdagangkan kembali dengan harga tinggi.

Jangan Bungkus Kejahatan dengan Alasan PerutMencari makan adalah hak setiap orang.Namun mencari makan dengan merampas hak jutaan rakyat tidak pernah bisa dibenarkan.
Membeli Bio Solar subsidi lalu menjualnya kembali dengan harga Rp10.000 per liter bukan kerja keras—itu adalah eksploitasi atas kebijakan negara dan penderitaan rakyat kecil.

Jika benar tujuannya hanya sekadar untuk makan, maka keuntungannya tidak akan mencapai miliaran rupiah per tahun.

Namun ketika subsidi berubah menjadi mesin uang pribadi, maka publik berhak menyebut praktik ini dengan satu istilah yang tegas dan pantas: Mafia Bio Solar.

Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

Tags: #bbm subsidi BBM Solar#pelangsir Solar#Solarmafia solar

BeritaTerkait

Humas Harus Paham Perannya, Jangan Sok Mengatur Media : Foto ; Ilustrasi AI

Humas Harus Paham Perannya, Jangan Sok Mengatur Media

by PUTRI ANDY
8 Maret 2026
0

DURI - Pernyataan seorang oknum humas yang menyebut media “terlalu maju” dalam sebuah percakapan di grup WhatsApp di Kecamatan Mandau,...

DPRD Seharusnya Mengawasi, Bukan Mengelola Program MBG

DPRD Seharusnya Mengawasi, Bukan Mengelola Program MBG

by PUTRI ANDY
18 Januari 2026
0

RIAU - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah kebijakan mulia dan strategis. Tujuannya jelas: memperbaiki kualitas gizi anak-anak dan menyiapkan...

Sumatera Terendam, Akal Sehat Tata Ruang Ikut Tenggelam .FOTO : Hafizh Muthalib Kepala Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HmI Cabang Padang

Sumatera Terendam, Akal Sehat Tata Ruang Ikut Tenggelam

by PUTRI ANDY
2 Januari 2026
0

RIAU - Ada saatnya bencana berhenti menjadi peristiwa alam, lalu berubah menjadi indikator politik. Sumatera belakangan ini menampakkan itu secara...

Demi Cari Makan, Tanpa Rasa Malu Menjarah Foto dan Karya Orang Lain

by Ramdhan Kurnia Putra
1 Januari 2026
0

OPINI - Mencari makan adalah naluri dasar manusia. Namun ketika naluri itu berubah menjadi pembenaran untuk merampas hak orang lain,...

Maling Teriak Maling

Maling Teriak Maling

by PUTRI ANDY
25 November 2025
0

OPINI - maling teriak maling Ungkapan selalu relevan ketika pihak yang paling vokal menuduh orang lain justru memiliki rekam jejak...

Ketika Iman Seorang Ayah Diuji, Belalang Takkan Pernah Jadi Elang, Loyang Takkan Menjadi Emas

Ketika Iman Seorang Ayah Diuji, Belalang Takkan Pernah Jadi Elang, Loyang Takkan Menjadi Emas

by PUTRI ANDY
7 November 2025
0

OPINI - Dalam kehidupan, kita sering melihat bagaimana seorang ayah memikul beban berat bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga...

Next Post

15 Atlet Dojang King Dragon Resmi Sandang Sabuk Hitam di Duri

Rohul Siaga Darurat Hidrometeorologi setelah hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur sejumlah wilayah dan memicu potensi banjir, longsor, serta angin kencang dalam beberapa hari terakhir.

Rohul Siaga Darurat Hidrometeorologi, Inhil dan Kampar Menyusul

Bayi di Pinggir Meninggal Dunia, Direktur RSUD Mandau dan Dinsos Mandau, Pejabat Bak Artis: Mudah Tampil, Sulit Dimintai Keterangan. FOTO : Ilustrasi Freepik

Bayi Dalam Karung Ditemukan Warga di Pinggir Meninggal Dunia, Direktur RSUD Mandau Pejabat Bak Artis

Satreskrim Polres Bengkalis Bongkar Mafia Tanah, Mantan Lurah Air Jamban dan Staf Ditahan

Satreskrim Polres Bengkalis Bongkar Mafia Tanah, Mantan Lurah Air Jamban dan Staf Ditahan

Tim SAR Gabungan Menemukan Korban Terakhir Longsor di Desa Batu Godang, Operasi Dinyatakan Selesai

Tim SAR Gabungan Menemukan Korban Terakhir Longsor di Desa Batu Godang, Operasi Dinyatakan Selesai

Tinggalkan Komentar

Baca Juga

Persoalan Jalan Gajah Mada Sebanga, 2022 Akan Terealisasikan

5 tahun yang lalu

Jauh Sebelum Adul wahid Jadi Gubernur Riau, Nama Desa Buruk Bakul Sudah Ditetapkan Jadi Kawasan Industri

10 bulan yang lalu

Humas Harus Paham Perannya, Jangan Sok Mengatur Media

Humas Harus Paham Perannya, Jangan Sok Mengatur Media : Foto ; Ilustrasi AI
by PUTRI ANDY
8 Maret 2026
0

DURI - Pernyataan seorang oknum humas yang menyebut media “terlalu maju” dalam sebuah percakapan di grup WhatsApp di Kecamatan Mandau,...

Selengkapnya

Pasar Murah di Pekanbaru Maret 2026, Ini Lokasi dan Daftarnya

Jadwal Pasar Murah Pekanbaru Maret 2026, Ini Lokasi dan Daftarnya
by PUTRI ANDY
8 Maret 2026
0

PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Pemerintah Provinsi Riau terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok dengan menggelar Operasi Pasar...

Selengkapnya

Pemdes Muara Basung dan Kecamatan Pinggir Gelar Buka Bersama dan Kajian Nuzulul Qur’an di Masjid Besar At-Taqwa

by PUTRI ANDY
7 Maret 2026
0

DURI – Pemerintah Desa Muara Basung berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Pinggir menggelar kegiatan buka puasa bersama masyarakat dalam rangka menyemarakkan...

Selengkapnya

Arus Mudik Lebaran 2026 di Kampar Diprediksi Padat, Ini Jalur Utama dan Titik Rawan di Lintas Barat

by PUTRI ANDY
7 Maret 2026
0

DURI - Arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau diprediksi akan terpusat pada jalur utama yang menghubungkan...

Selengkapnya
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN SIBER
  • Privacy Policy
  • Desclaimer
  • E-KORAN

© 2021 KabarDuri

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • RIAU
  • NASIONAL
  • GAYA HIDUP
  • HIBURAN
  • E-KORAN

© 2021 KabarDuri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist