Namun, bahkan di tengah pertarungan dan perjuangan Riski, kekuatan cinta mereka tidak mampu menahan godaan dan pengaruh kuat dari kekuatan finansial dan kebencian yang terus menerpa. Sarah menerima kekayaan dari keluarganya, sementara Riski memilih untuk melepaskan cintanya agar Sarah dapat hidup dengan kemewahan yang diinginkannya.
Pisah itu bukanlah akhir dari segalanya. Kebencian dari pihak keluarga Sarah terus mengalir, begitu juga dengan semangat perlawanan Riski yang tak kunjung padam.
Keduanya terus berhadapan, tetapi kali ini dalam pertarungan yang lebih besar: pertarungan untuk kebenaran dan keadilan. Meskipun cinta mereka berpisah, namun semangat perlawanan dan keadilan yang mereka bawa tetap membara, menjadi cahaya di tengah gelapnya dunia yang penuh dengan prasangka dan kebencian.*BY : D
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.















